Nels-Agustin-H


Berpacu menjadi yang terbaik

Lindenbaum vs. Cohen

Sebuah kasus yang melatarbelakangi perbuatan melanggar hukum[*]  diartikan dalam arti luas. Dikatakan perbuatan melanggar hukum dalam arti luas berarti  jika suatu perbuatan itu tidak hanya melanggar undang-undang melainkan juga bertentangan dengan kesusilaan atau sesuatu yang dianggap tidak pantas oleh masyarakat.

Perkara yang melatarbelakangi adalah perkara dua kantor percetakan milik Lindenbaum dan Cohen yang saling bersaing. Suatu ketika Cohen membujuk seorang karyawan yang berkerja dikantor percetakan Lindenbaum untuk membocorkan informasi yang dibutuhkan oleh pihak Cohen dari percetakan Lindenbaum. Informasi tersebuat hendak digunakan oleh Cohen untuk membuat pelanggan Lindenbaum lebih tertarik dengan percetakannya.

Tindakan Cohen diketahui oleh Lindenbaum. Dan karena tidak terima atas tindakan Cohen maka Lindenbaum menggugat Cohen ke pengadilan Arrondissementrechtbank di Amsterdam. Dasar gugatan adalah perbuatan melanggar hukum serta meminta ganti rugi atas kerugian yang telah diderita Lindenbaum karena pendapatannya berkurang akibat pelanggannya pergi kekantor percetakan milik Cohen.

Ditingkat pertama Lindenbaum dimenangkan, sedangkan ditingkat banding pihak Cohen dimenangkan. Alasan pihak Cohen menang karena pada saat itu tidak ada peraturan yang mengatakan bahwa tindakan Cohen adalah sebuah perbuatan melanggar hukum.

Ditingkat kasasi, Hoge Raad memenagkan Lindenbaum dengan dinyatakan bahwa tindakan perbuatan melanggar hukum pasal 1401 B.W (UU milik negara Belanda) termasuk suatu perbuatan yang memperkosa hak hukum orang lain dan bertentangan dengan kesusilaan .

 

NB:  [*] perbuatan melanggar hukum atau bisa disebut jug a perbuatan melawan hukum disini adalah yang dimaksud dalam pasal 1365 BW perihal “onrechtmatige daad” .

 

Sumber : Prodjokiro, Wirjono. Perbuatan Melanggar Hukum. Bandung : Mandar Maju. 2009

 

 #Catatan Kuliah

 


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :